Cara Berlari Cepat dan Gak Mudah Lelah, Penting untuk Runners Pemula

Cara Berlari Cepat dan Gak Mudah Lelah, Penting untuk Runners Pemula

Ingin jadi pelari cepat layaknya Lalu Muhammad Zohri? Atau jadi Ratu Lari Jarak Jauh layaknya Triyaningsih? Bermimpi sebenarnya gampang, tapi nyatanya lari satu kilometer saja kadang sudah ngeluh.

Olahraga lari sebenarnya mudah dan murah, tapi gimana sih caranya biar bisa lari cepat dan gak mudah capek? Selain bisa mengakibatkan badanmu makin sehat dan bugar, siapa jelas kan anda bisa jadi atlet di masa yang bakal datang. Minimal ini bakal bermanfaat untuk anda yang idamkan mengikuti marathon 5 km maupun 10 km dalam sementara dekat. Yuk, cek tipsnya!

1. Ayunkan tanganmu untuk memberi tambahan stimulan kecepatan
Lari sebenarnya perkara kaki. Namun, dilansir dari hellosehat.com ternyata tangan termasuk memiliki manfaat untuk mengakibatkan larimu lebih cepat. Menurut Matthew Uohara, CEO Hale Inu Strength plus Conditioning, kepalkan tangan dengan posisi ibu jari di dalam untuk mengakibatkan otot lengan atas menegang.

Saat berlari, ayunkan tangan sekeras mungkin ke belakang. Dengan begitu, anda bakal mendapat pemberian elastis dari otot dada dan bahu. Selain itu, anda pun bakal mempersingkat ayunan ke depan supaya transisi lebih cepat.

2. Arahkan jari kaki menghadap langit
7 Cara Berlari Cepat dan Gak Mudah Lelah, Penting untuk Runners Pemulaframlingham.com
Saat melangkah, biasanya jari-jari kaki bakal relaks menghadap ke depan. Sementara, menurut Uohara, membiarkan jari-jari kaki lurus ke depan hanya bakal menghambat gerak dan mengakibatkan kaki mengayuh lebih lama sebab mulai berat. Karena itu, arahkan jari kaki menghadap langit sementara berlari Platform Pengembang Akademik dan Media Informasi .

3. Alih-alih tumit, manfaatkan kaki bagian depan untuk mendarat
Saat mendarat, manfaatkan bagian kaki depan dengan tamparan cepat, tapi lembut. Perpindahan selanjutnya bakal mengakibatkan pinggul dan panggul mendorong tubuhmu supaya larimu lebih efisien. Selain itu, langkah selanjutnya bakal mengakibatkan kakimu lebih sedikit mendapat benturan, daripada yang manfaatkan tumit sementara mendarat.

4. Gunakan postur tubuh yang prima sementara berlari
Condongkan dadamu ke depan, tapi jaga supaya tubuh dan pinggangmu gak menekuk. Jangan biarkan badanmu membungkuk sebab kan membuatmu sulit bernapas. Hal itu termasuk bakal mengakibatkan tekanan yang lebih besar terhadap leher. Dengan postur selanjutnya anda bakal memperoleh pemberian gravitasi sementara berlari.

5. Kayuhkan kakimu layaknya jarum jam
Saat berlari, gerakkan kakiku layaknya jarum jam. Buat gerakan memutar layaknya sementara mengayuh sepeda. Angkat kaki Sejalan jam 12 sesudah itu dorong ke bawah Sejalan jam 4. Lalu, mendaratlah ke tanah Sejalan jam 6. Terakhir, ayun ke belakang Sejalan jam 9. Dengan bergerak layaknya itu, larimu bakal makin cepat.

6. Ubahlah kecepatan berlarimu
Untuk berlari cepat bukan berarti wajib sekuat tenaga, kalau untuk kepentingan lari jarak pendek. Untuk menaikkan kecepatan berlari, anda bisa mulai lari lebih lambat. Sebagai latihan anda bisa melangkah dengan mudah dan santai. Berlari dengan cepat di awal hanya bakal mengakibatkan napasmu tersengal-sengal dan kaki mulai sakit lari yang dilakukan di alam bebas disebut juga .

7. Atur napas sesuai dengan langkah kakimu
Saat berlari, usahakan napas selaras dengan langkah kakimu. Ini bakal mengakibatkan larimu lebih cepat dan efisien. Untuk bernapas, anda bisa manfaatkan teknik satu tarikan napas untuk dua langkah kaki, sementara satu embusan napas untuk dua langkah kaki.

Itu tadi langkah mudah untuk berlari dengan cepat, tapi gak membuat cepat lelah. Latihan lari sebenarnya paling berat di awal. Banyak orang menyerah di tahap ini. Namun kalau terus berusaha, lari bakal mulai jauh lebih mudah loh!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.